Tingkatkan Kesadaran Bahaya Finansial Digital, SPI Polimedia Gelar Sosialisasi Anti Judi Online dan Pinjaman Online Ilegal
JAKARTA, 28 Oktober 2026 – Satuan Pengawas Internal (SPI) Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) menggelar acara Sosialisasi Anti Judi Online (Judol) dan Pinjaman Online (Pinjol) Ilegal pada Rabu, 28 Oktober 2026. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai langkah preventif dan edukatif dalam melindungi seluruh civitas akademika dari ancaman kejahatan finansial berbasis digital yang kian marak.
Acara sosialisasi ini menghadirkan para pakar dan pemangku kebijakan lintas lembaga negara guna memberikan pemahaman komprehensif, baik dari segi hukum, tata kelola kementerian, maupun pengawasan infrastruktur digital.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan ini:
Bapak Dodik Setyo Wijayanto, S.H. (Hakim Yustisial Mahkamah Agung RI), yang memaparkan sudut pandang hukum, sanksi pidana, serta konsekuensi yuridis bagi pelaku maupun pihak yang terlibat dalam praktik judi online dan pinjaman online ilegal.
Bapak Zacky Ahmad dan Bapak Ari Wahyu Hidayat (Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi), yang menekankan pentingnya integritas, pengawasan internal, serta upaya pencegahan di lingkungan perguruan tinggi.
Bapak Menhariq Noor, S.Kom., M.T. (Kementerian Komunikasi dan Digital / Komdigi), yang menjelaskan langkah-langkah strategis pemerintah dalam penanganan konten ilegal, pemblokiran situs/aplikasi berbahaya, serta literasi digital bagi masyarakat akademis.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk membentengi seluruh civitas akademika Polimedia agar terhindar dari jeratan pinjol ilegal dan dampak destruktif dari judi online. Melalui kolaborasi dan pemaparan materi dari para narasumber, peserta dibekali pemahaman mengenai literasi keuangan digital serta pentingnya kewaspadaan dalam memanfaatkan teknologi informasi.
Dengan digelarnya kegiatan ini, Polimedia berkomitmen untuk terus menciptakan lingkungan kampus yang aman, kondusif, dan bersih dari praktik-praktik finansial ilegal demi mendukung terciptanya generasi muda yang cerdas, berintegritas, dan berdaya saing.
