Resmikan Publishing Teaching Factory, Polimedia dan Penerbit Erlangga Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi dan Industri Penerbitan
Jakarta, 11 Juni 2026 – Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia) dan Penerbit Erlangga meresmikan Publishing Teaching Factory untuk perkuat kolaborasi pendidikan vokasi dan industri penerbitan. Hal ini dituangkan dalam penandatangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan di Kampus Polimedia Jakarta. Penandatanganan ini bertujuan untuk membangun ekosistem pelajaran berbasis industri yang memberikan pengalaman nyata bagi dosen dan mahasiswa.
Direktur Polimedia, Dwi Riyono menyampaikan, kolaborasi antara Polimedia dan Penerbit Erlangga ini merupakan pertemuan antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam semangat besar yakni mencetak generasi unggul dan berdaya saing di bidang media dan penerbitan.
“Kami memandang Penerbit Erlangga bukan sekadar mitra kerja sama, namun juga mitra strategis dalam pembangunan talenta bangsa. Kami ingin kerja sama ini melahirkan mahasiswa yang lebih kompeten dan dosen yang lebih adaptif terhadap perkembangan industri,” ujar direktur.
Aktivitas Publishing Teaching Factory diawali dengan kurasi karya mahasiswa yang juga melibatkan tim editorial Penerbit Erlangga dan tim Polimedia. Adapun karya-karya yang dikurasi ialah karya mahasiswa dari Program Studi Desain Grafis dan Program Studi Penerbitan. Kurasi ini menjadi salah satu bentuk implementasi kerja sama yang membuka peluang transformasi karya akademik menjadi produk penerbitan yang memiliki nilai komersial dan manfaat bagi masyarakat.
Direktur menambahkan, ke depan dalam waktu dekat mahasiswa Polimedia juga akan dilibatkan dalam kegiatan di Publishing teaching factory, sehingga mereka dapat bekerja sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan industri dan peka terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami ingin membangun kompetensi mahasiswa melalui adanya Publishing Teaching Factory ini. Sementara itu, dosen juga diharapkan lebih adaptif karena industri masuk di lingkungan kampus,” tambahnya.
Perwakilan Penerbit Erlangga, Hendro Suryo Putro, menyambut baik kolaborasi tersebut dan menyampaikan kesiapan Penerbit Erlangga untuk berbagi pengalaman serta menghadirkan standar dan praktik terbaik industri penerbitan dalam lingkungan akademik.
“Kami sangat mengapresiasi adanya PKS ini dan diberikan kesempatan kolaborasi, serta kerja sama dengan Polimedia. Tentunya kami berharap kerja sama ini bisa memberikan manfaat untuk mahasiswa, dosen, dan memberikan kolaborasi ke depan dengan sebaik-baiknya,” ujar Hendro.

Membuka Wawasan Melalui Sesi Workshop
Setelah seremoni penandatanganan, kegiatan dilanjutkan dengan Workshop Series bagi dosen Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) bertajuk “Akselerasi Literasi MKDU: Transformasi Bahan Ajar menjadi Buku Perguruan Tinggi Berkualitas” yang membahas peluang pengembangan bahan ajar menjadi karya terbitan yang lebih berkualitas dan berdaya guna.
Pada sesi berikutnya, mahasiswa tingkat akhir mendapatkan wawasan industri melalui Workshop Series bertema “From Campus to Bookstore: Mengubah Karya Buku Tugas Akhir Fiksi & Nonfiksi menjadi Karya Bernilai Komersial.” Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pemahaman mengenai proses pengembangan karya, standar penerbitan profesional, hingga peluang komersialisasi buku.
Kegiatan ditutup dengan sesi berbagi antara Tim Polimedia dan Tim Penerbit Erlangga mengenai hasil kurasi serta rencana tindak lanjut kerja sama. Diskusi tersebut menegaskan komitmen kedua institusi untuk terus menghadirkan program kolaboratif yang tidak hanya memperkuat kualitas pembelajaran, tetapi juga mendorong lahirnya karya-karya kreatif yang mampu menjawab kebutuhan industri dan masyarakat.
Melalui penandatanganan PKS ini, Polimedia dan Penerbit Erlangga menegaskan bahwa kolaborasi antara kampus dan industri tidak berhenti pada dokumen kerja sama, melainkan diwujudkan melalui program nyata yang menghubungkan ruang kelas, dunia profesional, dan masyarakat luas.