Pemberitahuan Her-registrasi Semester Genap 2020/2021

PEMBERITAHUAN
Nomor : 7742/PL27/TU/2020

Sesuai dengan Kalender Akademik Tahun Ajar 2020/2021 akan dilaksanakan Her-registrasi Semester Genap 2020/2021, dengan ini kami sampaikan kepada seluruh Mahasiswa Politeknik Negeri Media Kreatif, agar memperhatikan hal-hal sebagai berikut :

  1. Sesuai dengan Kalender Akademik Her-registrasi Semester Genap mulai tanggal 4 sampai 10 Januari 2021, agar semua Mahasiswa melakukan Her-registrasi tepat waktu sehinggal tidak bermasalah dengan status kemahasiswaannya;
  2. Awal Perkuliahan Semester Genap 2020/2021 sesuai Kalender Akademik adalah tanggal 11 Januari 2021;

Demikian agar dapat dilaksanakan sesuai waktu dan tanggal yang telah ditentukan.

Jakarta, 28 Desember 2020
Wakil Direktur Bidang Akademik

Ttd.

Dr. Benget Simamora, MM
NIP. 195907061986031002

Indonesian Digital Conference (IDC) 2020

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) akan menggelar Indonesian Digital Conference (IDC) 2020, bertema ‘Inovasi Beyond Pandemi’. Rencananya, pembukaan acara dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), dan kegiatan diadakan pada Selasa-Rabu, 15-16 Desember 2020.

untuk pendaftaran bisa di link berikut brt.st/IDC2020

Untuk Rundown acara pada link berikut Rundown

PoliMedia-PT RWE Kerja Sama di Bidang Industri Kreatif

YOGYA,KRJOGJA.com – Dalam rangka implementasi program ‘Merdeka Belajar-Kampus Merdeka’ yang diinisiasi Mendikbud, Politeknik Negeri Media Kreatif (PoliMedia) Jakarta menjalin kerja sama dengan PT RWE Bhida, sebuah service digital agency.

Kerja sama ditandai penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur PoliMedia, Purnomo Ananto dengan Chief Operation Officer PT RWE Bhida, Arif Aryanti di Kantor PT RWE Bhida, Pandean Sari, Depok Sleman, Kamis (12/11/2020).

Purnomo Ananto mengatakan, dalam kerja sama ini nantinya mahasiswa PoliMedia, terutama mahasiswa Program Studi Advertising, Periklanan dan Desain akan belajar di luar kampus (magang) di PT RWE Bhida selama satu semester (6 bulan). Program magang tersebut direncanakan dimulai Januari 2021. “PoliMedia berfokus pada industri kreatif dan di PT RWE ini banyak ide dan gagasan, sehingga sangat cocok dengan prodi-prodi yang kami miliki,” terang Purnomo kepada KRJOGJA.com di sela acara.

Menurut Purnomo, program magang ini sebagai penguatan pendidikan vokasi berbasis kompetensi yang sesuai dan selaras dengan industri. Setelah magang, diharapkan para mahasiswa punya gambaran tentang budaya kerja di industri. Selain itu punya keterampilan-keterampilan yang dibutuhkan industri, termasuk softskill, seperti kemampuan bekerja sebagai tim, disiplin dan tepat waktu. “Setelah lulus, diharapkan para mahasiswa PoliMedia siap bekerja di industri atau berwirausaha di bidang industri kreatif,” ujarnya.

Arif Aryanti yang akrab disapa Yanti mengatakan, dalam kerja sama ini, pihaknya akan menyiapkan silabus pembelajaran bagi para mahasiswa magang. Selain itu akan disiapkan Dewan Magang yang fungsinya melakukan monitoring dan controling aktivitas keseharian para mahasiswa sekama magang, materi apa saja yang sudah didapat, termasuk mengevaluasi output-nya. “Jadi dalam program magang ini kita menyinkronkan apa yang ada di kampus dengan realita di industri,” katanya. (Dev)

Sumber : https://www.krjogja.com/peristiwa/nasional/polimedia-pt-rwe-kerja-sama-di-bidang-industri-kreatif/2/

PENGUMUMAN TENTANG HASIL AKHIR SELEKSI PENERIMAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL (CPNS) KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN FORMASI TAHUN ANGGARAN 2019

Pengumuman Tentang Hasil Akhir Seleksi Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Formasi Tahun Anggaran 2019.

Lampiran :

  1. Pengumuman Hasil Integrasi
  2. Lampiran I Rekap Hasil Integrasi Kemendikbud
  3. Lampiran II Detil Hasil Integrasi Kemendikbud
  4. Lampiran III Rekap Hasil Integrasi Kemendikbud-Dikti
  5. Lampiran IV Detil Hasil Integrasi Kemendikbud-Dikti

Dies Natalis ke-12, Politeknik Negeri Media Kreatif Ingin Kolaborasi dengan Dunia Industri

Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia Kreatif) Jakarta ingin sebanyak mungkin melakukan kolaborasi dengan dunia industri. Upaya kerjasama itu gencar dilakukan karena ingin mahasiswanya terserap di dunia industri.

“Kolaborasi ini tidak hanya menguntungkan mahasiswa dan kampus, tapi juga menguntungkan dunia industri, manakala membutuhkan pegawai mereka tinggal mengambil mahasiswa yang magang di situ,” kata Direktur Politeknik Negeri Media Kreatif Dr Purnomo Ananto MM, kepada wartawan di sela-sela Dies Natalis yang ke-12, di Jakarta, kamis (8/10/2020)

Dies Natalis dengan tema “Politeknik Negeri Media Kreatif Maju akan memperkuat pendidikan tinggi vokasi untuk Indonesia yang lebih baik” ini diikuti oleh seluruh civitas akademika baik yang di Jakarta maupun yang berada di Program Studi di luar Kampus Utama (PSDKU) yang dimiliki Polimedia Kreatif yaitu yang ada di Medan dan Makassar.

Acara ini bisa diikuti melalui zoom meeting maupun channal youtube, karena mengikuti protokol kesehatan di masa pandemo covid-19 kali ini. Yang dihadirkan di kampus hanya sekitar 100 an peserta, yang lainnya melalui online.

Polimedia Kreatif sangat fokus mendorong mahasiswanya berprestasi. Untuk itu pihaknya melakukan perbaikan internal terutama perbaikan sarana prasarana, memperkuat laboratorium, studio juga diperkuat.

“Tahun ini kita juga menambah daya tampung mahasiswa menjadi 1980-an mahasiswa baru. Tiap tahun rata-rata Polimedia Kreatif meluluskan 700 hingga 800 mahasiswa,” jelas Purnomo.

Beberapa program studi yang menjadi pilihan masyarakat, imbuhnya, juga akan di tambah daya tampungnya. Untuk Polimedia Kreatif saat ini ada 14 program studi, PSDKU Medan ada 5 program studi dan PSDKU Makassar memiliki 5 program studi.

“Jadi total keseluruhan ada 24 program studi,” papar Purnomo.

Alumni Polimedia Kreatif, 81,6% terserap di dunia industri, lainnya ada yang melanjutkan kuliah, ada juga yang berwirausaha. Basic pendidikan di kampus ini berbasis produksi dan kewirausahaan, sehingga ada mata kuliah wajib bagi mahasiswa tentang kewirausahaan.

Dies Natalis kali ini juga diisi dengan ceramah agama oleh Dr KH Syarief Rahmat. Di akhir acara, Direktur Polimedia Kreatif Purnomo Ananto melakukan pengguntingan pita pertanda diresmikannya pemakaian gedung lantai 9, 10 dan 11 kampus tersebut.

Ngobras #13 “NIKAH MASSAL DU/DI DAN VOKASI” Perjodohan Yang Dipaksakan?

Pada pemerintahan presiden Joko Widodo saat ini, sangat fokus dalam pengembangan sekolah vokasi untuk menunjang penguasaan keahlian terapan tertentu, sehingga dapat menjawab tantangan zaman dan kebutuhan industri.

Dirjen Vokasi Kemendikbud pun mengatakan bahwa vokasi harus terus melakukan inovasi dan terobosan, link and match harus ditingkatkan. Untuk itu, Kemendikbud mendorong “Nikah Massal” antara pendidikan vokasi dengan dunia industry dan dunia usaha(DU/DI). Tujuannya agar program studi vokasi menghasilkan lulusan dengan kualitas dan kompetensi sesuai kebutuhan dunia industry dan dunia usaha. Lalu bagaimana dengan pendidikan vokasi di industri grafika atau printing?

Apakah lulusannya sudah memenuhi kualitas yang diinginkan? Apakah program “Nikah Massal” ini seperti dipaksakan?

Simak informasinya di Ngobras (Ngobrol Asik) episode 13 “NIKAH MASSAL DU/DI DAN VOKASI” Perjodohan Yang Dipaksakan?

Hari Rabu, 23 September 2020
Pukul 13.30 – 15.00 WIB

Narasumber:
1. Dr. Purnomo Ananto, M.M – Direktur Politeknik Negeri Media Kreatif
2. Agus Suryo – PT. Temprina Media Grafika
3. Herry Murianto – COO Prima Graphia

Moderator: Dipl. Inform(FH) Rudy D. Muliadi – AXC Edukasi

Registrasi: bit.ly/NgobrasEps13

NGOBRAS presented by Print Media Indonesia

Jawab Kebutuhan Industri, Polimedia Siapkan Lulusan Sarjana Terapan

Kebutuhan industri akan lulusan yang langsung dapat bekerja menjadi tantangan tersendiri bagi perguruan tinggi. Direktur Politeknik Negeri Media Kreatif (Polimedia), Dr. Purnomo Ananto, M.M. menjawab tantangan tersebut dengan menyiapkan program studi yang saat ini masih ada di level D-3 meningkat menjadi D-4.

“Sesuai arahan Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pak Wikan, Polimedia akan meningkatkan program studi yang masih D-3 menjadi D-4 agar dapat menghasilkan lulusan yang lebih bahagia dan gradenya pun naik di industri” ucap Purnomo saat Workshop Izin Prodi, Akreditasi Prodi, dan Reakreditasi Prodi di Bogor, Jawa Barat (18/09/2020).

Di Polimedia sendiri saat ini dari 14 prodi yang ada, enam diantaranya sudah di level D-4 dan sisanya masih di level D-3. Untuk peningkatan menuju D-4 pun, Polimedia harus memenuhi syarat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, diantaranya minimal prodi berakreditasi B dan sudah memiliki kerja sama industri. Menanggapi hal tersebut Purnomo optimis untuk meningkatkan 8 prodi tersebut pada penerimaan mahasiswa baru tahun 2021.

“Hampir semua prodi di Polimedia sudah melakukan kerja sama industri. Tahun ini kita usulkan menjadi D-4, sehingga tahun 2021 sudah running” jelas Purnomo.

Lulusan Berwirausaha
Selain dalam rangka memenuhi kebutuhan industri, Polimedia juga turut menghasilkan lulusan yang berorientasi pada wirausaha. Purnomo menjelaskan bahwa saat ini Polimedia sudah berbasis produksi dan wirausaha, sehingga lulusan Polimedia justru dapat membuka lapangan kerja.

“Polimedia saat ini berbasis produksi dan kewirausahaan, bahkan menjadi mata kuliah wajib di kampus ini. Saat ini sudah 10% lulusan menjalankan wirausaha, kita harapkan lulusan ke depan akan lebih meningkat, sehingga dapat menampung lapangan kerja” tambah Direktur Polimedia sejak tahun 2018 ini.

Dukungan untuk wirausaha pun dilakukan tidak hanya dalam materi perkuliahan saja, Polimedia turut menyediakan dana bergulir yang dapat digunakan sebagai modal usaha bagi mahasiswa dan lulusan yang akan melakukan kegiatan entrepreneur.

“Kita siapkan pembiayaan, seperti dana bergulir di Polimedia, bahkan di tingkat kementerian pun ada” tambah Purnomo.

Kasub Direktorat Pengembangan Perguruan Tinggi Program Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Drs. Sudarsono yang hadir sebagai narasumber pada workshop tersebut, mengutarakan hal yang sama, jika entrepreneur juga menjadi prioritas dalam program pemerintah, khususnya dalam menghasilkan lulusan yang mandiri.

“Menjadi entrepreneur juga menjadi prioritas, karena kita pun membentuk kemandirian lulusan” jelas Sudarsono.

Polimedia sebagai politeknik negeri spesialis menghasilkan lulusan untuk kebutuhan industri kreatif saat ini sudah memiliki 14 program studi yang terbagi dalam empat jurusan, diantaranya: Jurusan Teknik Grafika, Jurusan Penerbitan, Jurusan Desain, dan Jurusan Pariwisata. Selain itu Polimedia juga memiliki Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) yang berada di Medan dan Makassar untuk memenuhi kebutuhan pendidikan vokasi di wilayah barat dan timur. Pada tahun 2020 ini, Polimedia menerima lebih dari 1.977 mahasiswa baru dari berbagai wilayah di Indonesia.

Humas Polimedia
[email protected]
backup.polimedia.ac.id